{"id":4216,"date":"2024-06-19T14:46:49","date_gmt":"2024-06-19T07:46:49","guid":{"rendered":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/?p=4216"},"modified":"2024-06-26T15:08:25","modified_gmt":"2024-06-26T08:08:25","slug":"mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html","title":{"rendered":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya"},"content":{"rendered":"<p>Di tengah maraknya serangan siber, keamanan informasi menjadi salah satu aspek terpenting yang harus diperhatikan. Perlindungan data pribadi menjadi sangat krusial untuk menghindari kerugian, terutama pada sektor penting seperti perbankan hingga aplikasi pesan singkat.<\/p>\n<p>Salah satu teknologi utama yang mendukung keamanan ini adalah kriptografi. Meskipun konsep kriptografi telah ada sejak zaman kuno, penggunaannya dalam teknologi modern telah berkembang pesat dan menjadi lebih kompleks.<\/p>\n<p>Lalu, apa itu kriptografi dan bagaimana tujuan serta jenis-jenis yang bisa digunakan untuk menjaga integritas informasi di dunia digital?<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html\">Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Apa Itu Kriptografi?<\/h2>\n<p>Kriptografi adalah suatu teknik mengamankan informasi dan komunikasi dengan menggunakan kode sehingga hanya orang tertentu yang diberikan kewenangan yang bisa membacanya informasi tersebut.<\/p>\n<p>Kata kriptografi sendiri berasal dari bahasa Yunani, &#8220;<em>kryptos<\/em>&#8221; yang berarti tersembunyi, dan &#8220;<em>graphein<\/em>&#8221; yang berarti menulis. Seperti artinya, kriptografi bertujuan untuk menjaga kerahasiaan informasi dengan mengubah suatu pesan menjadi format yang tidak dapat dimengerti awam.<\/p>\n<p>Proses kriptografi melibatkan teknik-teknik matematis yang kompleks dengan kode\/sandi dan algoritma yang rumit. Praktik keamanan siber ini, juga dikenal sebagai kriptologi yang menggabungkan berbagai disiplin ilmu seperti ilmu komputer, teknik, dan matematika untuk membuat kode\/sandi yang kompleks.<\/p>\n<p>Pada intinya, cara kerja kriptografi bergantung pada tiga fungsi utama yaitu enkripsi, dekripsi, dan kunci. Enkripsi adalah proses menyamarkan data dengan mengubah plaintext menjadi ciphertext. Sebaliknya, dekripsi adalah proses mengubah ciphertext kembali menjadi plaintext sehingga dapat dipahami oleh manusia.<\/p>\n<p>Namun saat ini sudah banyak metode yang bisa dipilih, seperti yang akan dijelaskan dalam bagian jenis-jenis kriptografi selanjutnya. Berikut adalah salah satu contoh kriptografi simetris.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-4224 aligncenter\" src=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Contoh-Kriptografi-Simetris.png\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"347\" srcset=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Contoh-Kriptografi-Simetris.png 1170w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Contoh-Kriptografi-Simetris-300x130.png 300w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Contoh-Kriptografi-Simetris-1024x445.png 1024w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Contoh-Kriptografi-Simetris-150x65.png 150w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Contoh-Kriptografi-Simetris-768x333.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p>Kode dan algoritma ini lazimnya digunakan untuk pembuatan kunci kriptografi, penandatanganan digital, verifikasi privasi data, penelusuran web di internet, melindungi transaksi rahasia perbankan seperti transaksi kartu kredit dan kartu debit hingga e-commerce, serta kebutuhan enkripsi di berbagai sektor.<\/p>\n<p>Teknik kriptografi modern saat ini sudah mencakup algoritma dan sandi yang memungkinkan enkripsi serta deskripsi informasi, seperti kunci enkripsi 128-bit dan 256-bit. Selain itu, ditemukan juga sandi modern seperti Advanced Encryption Standard (AES), yang dianggap tidak bisa dipecahkan.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-json-pahami-pengertian-penggunaan-dan-contoh.html\">Apa Itu JSON? Pahami Definisi dan Contoh Penggunaannya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2>Sejarah Kriptografi Dunia<\/h2>\n<p>Sebelum secanggih sekarang, kriptografi merupakan ilmu tua yang ditemukan pada masa hieroglif Mesir kuno sekitar tahun 2000 SM. Ini terdiri dari piktogram yang rumit, yang makna lengkapnya hanya diketahui oleh segelintir masyarakat kalangan elit dan pemerintahan.<\/p>\n<p>Pada masa itu, kriptografi merupakan hal penting untuk menjaga kerahasiaan komunikasi seperti menyembunyikan pesan penting yang berhubungan dengan strategi militer, urusan politik, dan ritual keagamaan.<\/p>\n<p>Seiring perkembangannya, pada masa Yunani Kuno, kriptografi berbentuk Scytale (silinder) digunakan oleh Spartan untuk mengenkripsi pesan militer. Di masa Romawi, Julius Caesar (100 SM hingga 44 SM) menciptakan metode enkripsi sederhana yang dikenal sebagai Caesar Cipher dengan menggantikan setiap huruf dalam pesan dengan huruf yang terletak beberapa posisi di alfabet.<\/p>\n<p>Pada Abad Pertengahan, kriptografi mulai digunakan dalam diplomasi dan komunikasi kerajaan. Salah satu kontribusi penting pada masa ini adalah karya dari Al-Kindi, seorang sarjana dari dunia Islam yang menulis tentang analisis frekuensi untuk memecahkan sandi.<\/p>\n<p>Di era modern, kriptografi mengalami revolusi besar dengan mesin enigma buatan Jerman yang digunakan pada Perang Dunia II.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-4225 aligncenter\" src=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Mesin-Enigma.png\" alt=\"\" width=\"791\" height=\"343\" srcset=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Mesin-Enigma.png 1170w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Mesin-Enigma-300x130.png 300w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Mesin-Enigma-1024x445.png 1024w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Mesin-Enigma-150x65.png 150w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Mesin-Enigma-768x333.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 791px) 100vw, 791px\" \/><\/p>\n<p>Mesin ini mampu mengenkripsi pesan dengan sangat kompleks, namun akhirnya berhasil dipecahkan oleh tim kriptografer Sekutu yang dipimpin oleh Alan Turing, sebuah pencapaian yang mempercepat berakhirnya perang.<\/p>\n<p>Saat ini algoritma enkripsi modern, misalnya seperti RSA dan AES telah dikembangkan untuk mengamankan komunikasi digital, transaksi keuangan, data pribadi, hingga kebutuhan pengamanan nasional suatu negara.<\/p>\n<h2>Kegunaan dan Tujuan Kriptografi<\/h2>\n<p>Seiring dengan kebutuhan keamanan yang makin ketat, tujuan kriptografi telah berkembang menjadi lebih luas. Tujuan ini meliputi autentikasi pesan, integritas data, komputasi yang aman, dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p>Sebagai fondasi keamanan masyarakat modern, kriptografi menjadi dasar dari aplikasi internet yang tak terhitung jumlahnya melalui Secure Hypertext Transfer Protocol (HTTPS), komunikasi teks dan suara yang aman, serta menjadi mata uang digital.<\/p>\n<p>Kriptografi memiliki beberapa prinsip kegunaan sebagai fondasi dari sistem keamanan informasi:<\/p>\n<ol>\n<li>Kerahasiaan (Confidentiality) yang akan melindungi informasi dari akses yang tidak sah dengan mengenkripsinya.<\/li>\n<li>Integritas data (data integrity) dengan memastikan bahwa data tidak diubah selama proses penyimpanan atau transmisi. Algoritma hash sering digunakan untuk memeriksa integritas data.<\/li>\n<li>Autentikasi (Authentication) yang akan memverifikasi identitas pengguna atau sistem untuk memastikan bahwa mereka adalah entitas yang sah. Protokol seperti SSL\/TLS menggunakan kriptografi untuk mengautentikasi server dan klien.<\/li>\n<li>Non-repudiation yang mencegah pihak pengirim pesan dari menyangkal pengiriman pesan tersebut dengan menggunakan digital signature (tanda tangan digital).<\/li>\n<\/ol>\n<p>Untuk mencapai kegunaan kriptografi secara maksimal, berikut adalah tujuan kriptografi yang harus dicapai:<\/p>\n<ol>\n<li>Melindungi informasi sensitif seperti menjaga kerahasiaan data penting seperti informasi pribadi, data finansial, dan rahasia bisnis dari pihak yang tidak berwenang.<\/li>\n<li>Menjamin keamanan komunikasi dengan memastikan bahwa pesan yang dikirim melalui saluran komunikasi yang tidak aman tidak dapat dibaca oleh pihak ketiga.<\/li>\n<li>Memastikan keaslian dan integritas data dengan memastikan bahwa data yang diterima adalah asli dan tidak mengalami perubahan selama proses transmisi.<\/li>\n<li>Mengamankan transaksi online\/digital seperti pembayaran elektronik dan transfer dana untuk mencegah penipuan dan pencurian identitas.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-sql.html\">Kenali Apa Itu SQL, Keunggulan, dan Cara Mempelajarinya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span lang=\"EN\">Jenis-jenis Kriptografi<\/span><\/h2>\n<p>Kriptografi dapat dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan teknik dan aplikasi yang digunakan:<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h6><strong>Kriptografi Simetris (Symmetric Cryptography)<br \/>\n<\/strong><\/h6>\n<p>Kriptografi kunci simetris adalah sistem enkripsi di mana pengirim dan penerima pesan menggunakan satu kunci yang sama untuk proses enkripsi dan dekripsi. Contoh yang umum dari sistem ini adalah Advanced Encryption Standard (AES) dan Data Encryption Standard (DES).<\/p>\n<p>Enkripsi simetris juga dikenal sebagai enkripsi &#8220;kunci bersama&#8221; atau &#8220;kunci pribadi&#8221;. Karena memungkinkan pengiriman pesan secara aman melalui jaringan. Meskipun kriptografi kunci simetris lebih cepat dan sederhana dibandingkan dengan metode lainnya, tantangan utamanya adalah pengirim dan penerima harus bertukar kunci dengan aman<\/li>\n<li>\n<h6><strong>Kriptografi Asimetris (Asymmetric Cryptography)<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-4227 aligncenter\" src=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Asymmetric-Encryption-1.png\" alt=\"\" width=\"748\" height=\"325\" srcset=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Asymmetric-Encryption-1.png 1170w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Asymmetric-Encryption-1-300x130.png 300w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Asymmetric-Encryption-1-1024x445.png 1024w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Asymmetric-Encryption-1-150x65.png 150w, https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Asymmetric-Encryption-1-768x333.png 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 748px) 100vw, 748px\" \/><\/strong><\/h6>\n<p>Kriptografi kunci asimetris menggunakan sepasang kunci, yaitu kunci publik untuk enkripsi dan kunci pribadi untuk dekripsi. Contoh algoritma yang umum digunakan dalam kriptografi ini adalah RSA (Rivest-Shamir-Adleman) dan ECC (Elliptic Curve Cryptography).<\/p>\n<p>Keunggulan utama dari kriptografi kunci asimetris yaitu kunci publik dapat dibagikan secara bebas tanpa mengurangi keamanan sehingga distribusi kunci mudah. Kelemahan dari metode ini hanya proses enkripsi dan dekripsi lebih lambat dibandingkan dengan kriptografi kunci simetris. Namun, metode ini tetap menjadi pilihan penting untuk aplikasi yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi dengan manajemen kunci yang lebih sederhana.<strong><br \/>\n<\/strong><\/li>\n<li>\n<ol>\n<li>\n<h6><strong>Kriptografi Hash (Hash Cryptography)<\/strong><\/h6>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kriptografi Hash (Hash Cryptography) adalah metode yang menghasilkan nilai hash, yaitu representasi singkat dari data yang unik untuk setiap input data yang berbeda. Proses ini mengubah data menjadi string karakter dengan panjang tetap yang unik, yang digunakan untuk memastikan integritas data.<\/p>\n<p>Contoh algoritma yang umum digunakan dalam kriptografi hash termasuk SHA-256 (Secure Hash Algorithm) dan MD5 (Message Digest Algorithm). Keunggulan kriptografi hash adalah kemampuannya dalam memastikan integritas data dan kecepatan prosesnya.<\/li>\n<li>\n<ol>\n<li>\n<h6><strong>Kriptografi Kuantum (Quantum Cryptography)<\/strong><\/h6>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Kriptografi Kuantum memanfaatkan prinsip-prinsip mekanika kuantum untuk meningkatkan keamanan kriptografi. Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan dan penelitian, namun menawarkan potensi besar untuk keamanan yang sangat tinggi.<\/p>\n<p>Salah satu contoh teknologi kriptografi kuantum adalah Quantum Key Distribution (QKD), yang menggunakan prinsip mekanika kuantum untuk mendistribusikan kunci enkripsi dengan cara yang aman.<\/p>\n<p><span style=\"font-size: 19px;\">Keunggulan utama dari kriptografi kuantum adalah keamanannya yang teorinya tidak bisa diretas dengan metode komputasi klasik. Namun, kelemahannya terletak pada tahap pengembangan yang belum matang serta implementasi praktis yang sangat mahal dan kompleks.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah mengetahui jenis-jenisnya, kamu pasti sudah bisa menentukan tipe kriptografi apa yang cocok sesuai dengan penggunaannya. Kriptografi sangat penting sebagai fondasi yang kuat dalam menjaga keamanan dan privasi di era digital yang semakin kompleks.<\/p>\n<p>Dapat disimpulkan, kriptografi telah menjadi bagian dari keamanan informasi sejak zaman kuno hingga era digital saat ini. Melalui berbagai metode dan algoritma, kriptografi memastikan kerahasiaan, integritas, autentikasi, dan non-repudiation dari data dan komunikasi.<\/p>\n<p>Dengan memahami pengertian, tujuan, dan jenis-jenis kriptografi, kita bisa lebih mengupayakan perlindungan yang ketat untuk menjaga informasi sensitif dan mengamankan komunikasi di dunia yang semakin terhubung.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di tengah maraknya serangan siber, keamanan informasi menjadi salah satu aspek terpenting yang harus diperhatikan. Perlindungan data pribadi menjadi sangat krusial untuk menghindari kerugian, terutama pada sektor penting seperti perbankan hingga aplikasi pesan singkat. Salah satu teknologi utama yang mendukung keamanan ini adalah kriptografi. Meskipun konsep kriptografi telah ada sejak zaman kuno, penggunaannya dalam teknologi<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":4228,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[146],"tags":[],"class_list":{"0":"post-4216","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-security"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-19T07:46:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-26T08:08:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1170\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"508\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nika Halida Hashina\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nika Halida Hashina\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html\"},\"author\":{\"name\":\"Nika Halida Hashina\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/d24832ad055dbe97c6c34b212f583a0a\"},\"headline\":\"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya\",\"datePublished\":\"2024-06-19T07:46:49+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-26T08:08:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html\"},\"wordCount\":1270,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png\",\"articleSection\":[\"Security\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html\",\"name\":\"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png\",\"datePublished\":\"2024-06-19T07:46:49+00:00\",\"dateModified\":\"2024-06-26T08:08:25+00:00\",\"description\":\"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png\",\"width\":1170,\"height\":508,\"caption\":\"kriptografi adalah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/\",\"name\":\"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\",\"description\":\"Layanan Komputasi Awan Publik Nasional Berstandar Internasional\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-dcloud-png.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-dcloud-png.png\",\"width\":1215,\"height\":297,\"caption\":\"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/d24832ad055dbe97c6c34b212f583a0a\",\"name\":\"Nika Halida Hashina\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ee19e103ef35b428a2e890de5138e5ebceccf2435cd90aff37e11716b2c66b2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ee19e103ef35b428a2e890de5138e5ebceccf2435cd90aff37e11716b2c66b2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nika Halida Hashina\"},\"description\":\"Nika merupakan content writer berpengalaman yang produktif menulis dan mengobservasi banyak disiplin ilmu. Saat ini, Nika tengah mendalami penulisan di bidang teknologi komputasi, termasuk cloud computing.\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/author\/nika-hashina\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %","description":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %","og_description":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","og_url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html","og_site_name":"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","article_published_time":"2024-06-19T07:46:49+00:00","article_modified_time":"2024-06-26T08:08:25+00:00","og_image":[{"width":1170,"height":508,"url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png","type":"image\/png"}],"author":"Nika Halida Hashina","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nika Halida Hashina","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html"},"author":{"name":"Nika Halida Hashina","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/d24832ad055dbe97c6c34b212f583a0a"},"headline":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya","datePublished":"2024-06-19T07:46:49+00:00","dateModified":"2024-06-26T08:08:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html"},"wordCount":1270,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png","articleSection":["Security"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html","name":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png","datePublished":"2024-06-19T07:46:49+00:00","dateModified":"2024-06-26T08:08:25+00:00","description":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#primaryimage","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png","contentUrl":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/Kriptografi-adalah.png","width":1170,"height":508,"caption":"kriptografi adalah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengenal-kriptografi-pengertian-tujuan-dan-jenis-jenisnya.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Kriptografi: Pengertian, Tujuan, dan Jenis-jenisnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/","name":"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","description":"Layanan Komputasi Awan Publik Nasional Berstandar Internasional","publisher":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization","name":"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-dcloud-png.png","contentUrl":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-dcloud-png.png","width":1215,"height":297,"caption":"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm"},"image":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/d24832ad055dbe97c6c34b212f583a0a","name":"Nika Halida Hashina","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ee19e103ef35b428a2e890de5138e5ebceccf2435cd90aff37e11716b2c66b2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2ee19e103ef35b428a2e890de5138e5ebceccf2435cd90aff37e11716b2c66b2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nika Halida Hashina"},"description":"Nika merupakan content writer berpengalaman yang produktif menulis dan mengobservasi banyak disiplin ilmu. Saat ini, Nika tengah mendalami penulisan di bidang teknologi komputasi, termasuk cloud computing.","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/author\/nika-hashina"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4216"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4244,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4216\/revisions\/4244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4216"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4216"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4216"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}