{"id":3952,"date":"2024-03-26T14:17:49","date_gmt":"2024-03-26T07:17:49","guid":{"rendered":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/?p=3952"},"modified":"2024-03-26T14:20:12","modified_gmt":"2024-03-26T07:20:12","slug":"apa-itu-rsync","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses sinkronisasi file antara satu perangkat penyimpanan dan node dalam jaringan bisa menjadi proses yang memakan waktu, terutama saat harus mentransfer file dan folder antar komputer yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mempermudah pekerjaan tersebut, Linux menyediakan Rsync.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikenal pula sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">remote sync<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><b>Rsync <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">adalah aplikasi command-line biaya yang memungkinkan penggunanya memindahkan file dan folder dari dan ke destinasi remote maupun lokal.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rsync merupakan utilitas yang baik untuk mirroring, backup, dan migrasi data ke server lain. Aplikasi ini cepat dan efisien karena memungkinkan penyesuaian ketika mentransfer data.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin tahu lebih lanjut soal Rsync? Baca selengkapnya dalam artikel ini!<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Apa Itu RSYNC?<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rsync adalah utilitas baris perintah (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">command line utility<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) yang digunakan untuk memindahkan dan menyesuaikan file dan direktori antara dua lokasi yang berbeda.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, rsync dapat digunakan untuk mentransfer dan menyelaraskan file antara perangkat komputer, penyimpanan drive, server jarak jauh, dan jaringan komputer.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak seperti metode penyalinan file tradisional yang menyalin seluruh file, Rsync terkenal karena kemampuannya yang efisien dalam menyinkronkan hanya bagian-bagian dari file yang telah berubah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan pendekatan seperti itu, Rsync mampu mengurangi jumlah data yang harus ditransfer dan waktu yang dibutuhkan untuk sinkronisasi. Kemampuan transfer selektif ini juga membuat rsync andal dalam melakukan backup, mirroring, dan sinkronisasi file jarak jauh.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/mengapa-menggunakan-cloud-backup-service.html\">Mengapa Kita Perlu Menggunakan Cloud Backup Service?\u00a0\u00a0<\/a><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, jika koneksi pengguna terputus saat proses pemindahan file sedang berlangsung, Rsync mampu melanjutkan kembali proses tersebut setelah koneksi kembali stabil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Awalnya dikembangkan untuk sistem operasi (OS) Unix, rsync populer digunakan pengguna <a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-linux.html\">Linux<\/a>. Bersifat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">open-source<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, rsync bisa didapatkan secara gratis di bawah GNU General Public License.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, tidak heran kalau Rsync merupakan pilihan populer bagi pengguna yang membutuhkan solusi efisien untuk sinkronisasi dan transfer file serta direktori.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/cara-mitigasi-kerentanan-os-ubuntu.html\"><strong>Game(Over)lay: Kerentanan pada OS Ubuntu dan Cara Mitigasinya<\/strong><\/a><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Keunggulan Menggunakan RSYNC<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa fitur serta keunggulan Rsync:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Data Transfer yang Efisien<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rsync menggunakan algoritma delta transfer yang cerdas, memungkinkan pengguna untuk update salinan data secara efisien.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Alih-alih mentransfer seluruh file, Rsync hanya mengirim sebagian file yang telah diubah. Pendekatan transfer data seperti ini lebih efisien, khususnya untuk file atau direktori besar, karena jumlah data yang ditransfer akan berkurang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan begitu, dapat menghemat waktu, mengurangi penggunaan <a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-bandwidth.html\">bandwidth<\/a>, dan mempercepat proses sinkronisasi.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<p><b>2. Optimasi Jaringan\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rsync adalah alat yang tepat untuk sinkronisasi file antara sistem-sistem, baik melalui jaringan lokal maupun internet. Hal ini karena Rsync dirancang untuk bekerja dengan efisien melalui koneksi jaringan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rsync mampu menyesuaikan cara transfer berdasarkan kondisi jaringan dan kemampuan bandwidth berbeda-beda.\u00a0<\/span><b><\/b><\/p>\n<p><b>3. Penggunaan Bandwidth dapat Diatur<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rsync memungkinkan pengguna mengontrol penggunaan bandwidth dari proses transfer dengan opsi seperti <\/span><b>&#8211;bwlimit<\/b><b>.\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Opsi tersebut berfungsi membatasi jumlah bandwidth yang dikonsumsi Rsync. Dengan begitu, proses transfer dengan Rsync tidak memonopoli sumber daya jaringan dan memungkinkan aktivitas jaringan lain untuk bisa tetap berjalan lancar.<\/span><b><\/b><\/p>\n<p><b>4. Proses Transfer yang Aman<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">RSync mendukung mekanisme enkripsi dan autentikasi yang menjamin keamanan pengiriman data melalui jaringan, seperti <a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-ssh.html\">SSH<\/a>. Hal ini memastikan data yang ditransfer dengan protokol Rsync terlindungi dari gangguan atau cobaan peretasan.<\/span><b><\/b><\/p>\n<p><b>5. Konfigurasi yang Fleksibel<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">RSYNC memiliki berbagai parameter yang memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan perilaku sinkronisasi sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengguna dapat mengecualikan file atau direktori tertentu dari sinkronisasi, mempertahankan izin dan kepemilikan file, dan mengontrol berbagai aspek proses sinkronisasi.<\/span><\/p>\n<p><b>6. Otomatisasi dan Penjadwalan<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rsync mudah diotomatisasikan dan dijadwalkan untuk melakukan backup dan sinkronisasi rutin, menjamin konsistensi dan integritas data.<\/span><b><\/b><\/p>\n<p><b>7. Support Lintas Platform<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun RSYNC terutama digunakan di lingkungan mirip Unix seperti Linux dan macOS, RSYNC juga dapat digunakan di Windows melalui implementasi pihak ketiga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dukungan lintas platform ini menjadikan RSYNC alat serbaguna untuk menyinkronkan file antar sistem yang menjalankan sistem operasi berbeda.<\/span><\/p>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-hardware-security-module-hsm.html\">Apa Itu Network File System (NFS) dan Peran Pentingnya dalam Cloud Computing<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Command Rsync di Linux<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum kamu memulai dengan Rsync, ketahui beberapa command dasar Rsync di <a href=\"https:\/\/www.linux.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">sistem operasi Linux<\/a>:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><b>-a, &#8211;archive<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: menyalin file secara rekursif dan mempertahankan atribut file ketika di-copy.<\/span><\/li>\n<li aria-level=\"1\"><b>-q, &#8211;quiet: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">membuat rsync beroperasi dengan tenang, menyembunyikan sebagian besar pemberitahuan yang bukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">error message<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>-v, &#8211;verbose: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">menampilkan detail output saat proses rsync berlangsung.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>-h, &#8211;human-readable: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">membuat output mudah dibaca dengan menampilkan format display ukuran file yang mudah dimengerti.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>-z, &#8211;compress: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">mengaktifkan compress file selama proses transfer, dapat digunakan untuk menghemat bandwidth.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>-r, &#8211;recursive: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">melakukan sinkronisasi file dan folder tidak hanya di direktori utama, tetapi juga di semua subdirektori di dalamnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>-u, &#8211;update: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">melewati atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">skip <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">file yang lebih baru di sisi penerima, memastikan bahwa hanya file yang lebih baru di sisi pengirim yang akan disalin ke sisi penerima.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>&#8211;delete: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">menghapus file-file yang tidak diperlukan dari direktori tujuan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>&#8211;progress: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">menunjukkan progress transfer ketika command dijalankan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh Penggunaan Command RSYNC<\/span><\/h2>\n<p><b>Mengirim File dari Remote ke Lokal<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut format yang bisa digunakan:<\/span><\/p>\n<pre><span style=\"font-weight: 400;\">rsync [option] user@host:[file\/directory origin] [destination]<\/span><\/pre>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh penggunaan command:\u00a0<\/span><\/p>\n<pre><span style=\"font-weight: 400;\">rsync -avh username@remoteHosting:\/usr\/home\/user\/public_html\/domain.com \/home\/user\/documents<\/span><\/pre>\n<p><b>Mengirim File dari Lokal ke Remote<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut format yang bisa digunakan:<\/span><\/p>\n<pre><span style=\"font-weight: 400;\">rsync [option] [origin] user@host:[file\/directory destination]<\/span><\/pre>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh penggunaan command:\u00a0<\/span><\/p>\n<pre><span style=\"font-weight: 400;\">rsync -avhz \/home\/user\/documents username@remoteHosting:\/usr\/home\/public_html\/domain.com<\/span><\/pre>\n<p><b>Menghapus File di Tujuan yang Tidak Sesuai dengan Asalnya<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghapus file di direktori tujuan yang tidak sesuai dengan file yang di-copy dari asalnya, kamu bisa menggunakan opsi <\/span><strong>\u2013delete<\/strong><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<pre><span style=\"font-weight: 400;\">rsync -avhz <\/span><b>--delete<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> \/home\/user\/documentsusername@remoteHosting:\/usr\/home\/public_html\/domain.com<\/span><\/pre>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan command ini, file yang tidak sesuai dengan direktori asal akan dihapus.<\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-weight: 400;\">Tips Sinkronisasi dan Transfer Data Jarak Jauh dengan RSYNC<\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut beberapa tips untuk melancarkan sinkronisasi dan transfer data dengan Rsync.<\/span><\/p>\n<p><b>1. Pahami dasar-dasar Rsync: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan kamu mengerti sintaks dan opsi dasar command Rsync, seperti rsync <\/span><b>-a, -h, -v, -e,<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Gunakan SSH:\u00a0 <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Manfaatkan opsi command<\/span><b> -e <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">untuk membuat command SSH spesifik dan menjaga keamanan data selama proses transfer.<\/span><\/p>\n<p><b>3. Sinkronisasi File yang Perlu:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Gunakan opsi <\/span><b>&#8211;delete<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menghapus file yang tidak diperlukan di tujuan dan gunakan <\/span><b>&#8211;exclude<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk menspesifikan file dan direktori yang bisa dilewati dalam proses sinkronisasi.<\/span><\/p>\n<p><b>4. Implementasi Error Handling<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Konfigurasikan Rsync untuk menangani kesalahan dengan opsi <\/span><b>&#8211;ignore-errors<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><b>&#8211;max-delete<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, atau <\/span><b>&#8211;partial<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> untuk melanjutkan transfer yang terputus dan meminimalisir risiko kehilangan data.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>5. Lakukan Monitoring dan Logging: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Aktifkan logging dengan opsi <\/span><b>&#8211;log-file<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> dan pantau proses rsync untuk menjamin sinkronisasi data berjalan lancar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>6. Lakukan Test dalam Mode Dry Run<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Sebelum melakukan proses transfer dan sinkronisasi, review proses transfer dengan command <\/span><b>&#8211;dry-run<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Command ini akan mensimulasikan prosesnya tanpa benar-benar mengubah apapun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan mengikuti tips tersebut, kamu bisa menggunakan command Rsync di Linux dengan efektif. Tak sampai di situ, proses transfer jarak jauh dapat berjalan seraya membuat performa lebih optimal, menjaga integritas data, dan menyederhanakan pengelolaan data.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca Juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-network-file-system-nfs.html\">Apa Itu Network File System (NFS) dan Peran Pentingnya dalam Cloud Computing<\/a><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Proses sinkronisasi file antara satu perangkat penyimpanan dan node dalam jaringan bisa menjadi proses yang memakan waktu, terutama saat harus mentransfer file dan folder antar komputer yang berbeda. Untuk mempermudah pekerjaan tersebut, Linux menyediakan Rsync.\u00a0 Dikenal pula sebagai remote sync, Rsync adalah aplikasi command-line biaya yang memungkinkan penggunanya memindahkan file dan folder dari dan ke<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":3954,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[142,27,2],"tags":[],"class_list":{"0":"post-3952","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-it-glossary","8":"category-artikel","9":"category-edukasi-cloud"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.6 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-26T07:17:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-26T07:20:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1463\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"635\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadya Anjani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadya Anjani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html\"},\"author\":{\"name\":\"Nadya Anjani\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/135cb8487f9fc63389ebe1409904cdbc\"},\"headline\":\"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data\",\"datePublished\":\"2024-03-26T07:17:49+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-26T07:20:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html\"},\"wordCount\":1031,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png\",\"articleSection\":[\"IT Glossary\",\"Artikel\",\"Edukasi Cloud\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html\",\"name\":\"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png\",\"datePublished\":\"2024-03-26T07:17:49+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-26T07:20:12+00:00\",\"description\":\"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png\",\"width\":1463,\"height\":635,\"caption\":\"Apa itu RSYNC\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/\",\"name\":\"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\",\"description\":\"Layanan Komputasi Awan Publik Nasional Berstandar Internasional\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-dcloud-png.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-dcloud-png.png\",\"width\":1215,\"height\":297,\"caption\":\"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/135cb8487f9fc63389ebe1409904cdbc\",\"name\":\"Nadya Anjani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad2be5135dea9127fd4b19b9a008f9122aee1f15ead533c07d02708a2ee09026?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad2be5135dea9127fd4b19b9a008f9122aee1f15ead533c07d02708a2ee09026?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nadya Anjani\"},\"description\":\"Nadya adalah content writer yang memiliki semangat tinggi menyelami dunia IT dan cloud computing. Sehari-hari gemar menyulap bahasa teknologi yang kompleks menjadi bacaan yang mudah dimengerti semua orang.\",\"url\":\"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/author\/nadya-anjani\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %","description":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %","og_description":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","og_url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html","og_site_name":"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","article_published_time":"2024-03-26T07:17:49+00:00","article_modified_time":"2024-03-26T07:20:12+00:00","og_image":[{"width":1463,"height":635,"url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png","type":"image\/png"}],"author":"Nadya Anjani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadya Anjani","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html"},"author":{"name":"Nadya Anjani","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/135cb8487f9fc63389ebe1409904cdbc"},"headline":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data","datePublished":"2024-03-26T07:17:49+00:00","dateModified":"2024-03-26T07:20:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html"},"wordCount":1031,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png","articleSection":["IT Glossary","Artikel","Edukasi Cloud"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html","name":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data - DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm %","isPartOf":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png","datePublished":"2024-03-26T07:17:49+00:00","dateModified":"2024-03-26T07:20:12+00:00","description":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#primaryimage","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png","contentUrl":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/BLOG_NAD_RSYNC.png","width":1463,"height":635,"caption":"Apa itu RSYNC"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/apa-itu-rsync.html#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Apa Itu RSYNC dan Keunggulannya dalam Sinkronisasi Data"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/","name":"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","description":"Layanan Komputasi Awan Publik Nasional Berstandar Internasional","publisher":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#organization","name":"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-dcloud-png.png","contentUrl":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-dcloud-png.png","width":1215,"height":297,"caption":"DCloud | Layanan Komputasi Awan Publik Datacomm"},"image":{"@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/135cb8487f9fc63389ebe1409904cdbc","name":"Nadya Anjani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad2be5135dea9127fd4b19b9a008f9122aee1f15ead533c07d02708a2ee09026?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ad2be5135dea9127fd4b19b9a008f9122aee1f15ead533c07d02708a2ee09026?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadya Anjani"},"description":"Nadya adalah content writer yang memiliki semangat tinggi menyelami dunia IT dan cloud computing. Sehari-hari gemar menyulap bahasa teknologi yang kompleks menjadi bacaan yang mudah dimengerti semua orang.","url":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/author\/nadya-anjani"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3952","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3952"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3952\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3956,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3952\/revisions\/3956"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3952"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3952"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dcloud.co.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3952"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}